Fungsi lain ‘Ricecooker’ bagi seorang anak kost..

Kamu anak kost? Jika iya mungkin tak beda jauh keadaan kita ya, hehehe.. Kost Putri Sari Tanjung 2, tahun 2017 alhamdulillah Bapak kost begitu baik hati memberikan harga 400rb rupiah perbulan, sudah include kamar mandi dalam, ruang tamu dan dapur serta jemuran. Pas menemukan kost ini itu kaya nemuin harta karun, ia si kost nya lumayan jauh dari jalan utama di Margonda, but it doesn’t matter. Buat kita anak rantau mencari harga segitu diera generasi Z sungguh fantastis murahnya. Semoga bapaknya sehat selalu dan terus dijaga kebaikan hatinya. Rumah ini memang terlihat lebih tua dibanding kost di depannya, tapi rasa cinta dari pertama kali menempati rumah kost ini yang sulit dijelaskan. Selama saya menjadi anak kost hanya sekali pindah kost dan kost Sari Tanjung ini adalah kost kedua saya. Dan masih bertahan hingga hari ini, semoga tahun depan pindah dari kost ke kost lagi juga ndak apa si kalau sama yang tertakdiiirr, do’a boleh kan??? Aamiin kan saja, semoga kebaikan kembali padamu yang mendo’akan.

Oke seperti judulnya ini adalah rahasia dapur anak kost. Dan untuk peringatan awal dimohon untuk tidak meniru adegan ini di rumah.

Anak kost itu anak yang mandiri, anak yang mencoba untuk hidup dalam keadaan jauh dari keluarga dengan tujuan macam-macam. Ada yang harus mengekost karena sedang menuntut ilmu ada juga yang tempat kerjanya lumayan jauh dari rumah, jadi daripada menghabiskan waktu di perjalanan lebih baik mengekost saja. Tak sedikit kisah anak kost itu berjalan dengan kelucuan dan keanehan. Baik kost perempuan maupun laki-laki kadang rumah kost tersebut menyediakan dapur. Ya Bapak dan Ibu kost pasti taulah ada masa-masa dimana penyambung tenaga untuk hidup adalah makanan yang selalu menjadi idola dikalangan anak kost. Hampir semua varian rasa sudah dicoba oleh anak kost. Gimana ndak semua varian? Wong kalau sudah mepet tanggal dan belum dapat kiriman ya makanan yang satu inilah yang seringnya menolong, apalagi kalau bukan mie instant. (more…)

Advertisements

Petik aku, karena aku bukan Lavender

IMG_4479.JPG

Hai guys, siang ini lagi buka-buka album foto dan ndak sengaja kebuka Album waktu mendaki the peak of Java we called it Semeru. Sekitar bulan Mei 2016 pendakian itu berlangsung. Saya dan tim memilih libur panjang pada 5 – 8 Mei. Dan seperti kita tahu bulan Mei adalah bulan awal dibukanya jalur pendakian hampir disetiap gunung di Indonesia. Biasanya dalam satu tahun itu jalur pendakian untuk beberapa bulan di tutup, yang saya ingat Mei 2016 adalah awal Semeru di buka untuk pendakian, as we know siapa yang ndak mau merasakan salah satu tanda cintanya Allah dengan menciptakan cerminan Surga diatas ketinggian 2.390mdpl (walau sebenarnya ndak bisa juga si ya surga di bayangkan pasti lebih indah dari ranu kumbolo, ya tapi untuk menyemangati diri dalam ibadah supaya di beri Surga, Ranu Kumbolo memiliki keindahan yang memanjakan mata dan membuat kita berpikir). Saat mendaki adalah saat dimana saya banyak bertanya kepada Allah, untuk apa dan bagaimana engkau menciptakan semua keindahan ini padahal diantara kami ada yang merusak walau tidak sedikit yang menjaganya, Engkau sungguh sangat baik tak tertandingi.  (more…)

Duhai Shalihat, ternyata senyumanmu itu ….

Sepagi tadi seperti biasa rutinitas saya selalu saya mulai dengan membersihkan kamar kemudian dilanjutkan dengan membersihkan pakaian dan memasak sarapan pagi.  Disela membersihkan kamar dan memasak, tiba-tiba handphone berbunyi tanda ada pesan / email / pun komen dari laman sosial media. Ternyata bunyi ‘bip’ itu berasal dari akun sosial media. Di sana tertulis

‘ Sekecil apapun perbuatanmu wanita sangat berpengaruh. Sudah banyak lelaki di luar sana tidak dapat tidur hanya karna senyumanmu…’

Sekitar sepuluh menit kemudian setelah menyelesaikan work out simple selama 7 menit dengan 12 excercies sambil menikmati keringat yang keluar karena workout tersebut saya membuka handphone kembali dan sekali lagi membaca pesan itu. Mencoba bertanya pada diri sendiri sepagi itu, menanyakan apakah selama ini ada orang yang tersiksa pada malamnya karena keteledoran penjagaan diri ini?

images

Gambar diambil dari google.com

Di sana ditemukan jawaban setelah berdiskusi dengan diri sendiri,

Hai kamu, benar kamu sering tersenyum dan senyum itu terekam oleh kamera ponsel dan disana bisa jadi kamu mengganggu seseorang’, kemudian sedikit penyangkalan ‘Bukankah aku sudah jarang meng-upload ? Dan kan kamu tahu dengan siapa saja aku berinteraksi? Apakah itu tidak cukup menghindarkan kita mengganggu orang di waktu malamnya?’. (more…)

Jomblo? Terus Why?

Salam pena semuanya, siang ini mau nulis sedikit hasil bincang bincang ketika balik kajian di Al Azhar, Jakarta Selatan. Malam itu saya kembali ke daerah Depok mengendarai sepeda motor, karena sudah terbiasa berdua dengan teman maka saya selalu siapkan satu helm dan satu jas hujan, syukur syukur kawannya datang kajian jadi kita bisa balik berdua deh.

Awalnya saya berjumpa dengan dua adik yang sama sama ikut kajian tersebut namun adik yang satu pulang ke cibubur. Alhamdulillah malam itu saya ketemu adik kelas yang juga kosannya tidak jauh dari kosan saya di daerah Depok. Entah bermula dari percakapan apa saat makan malam, dan percakapan itu pun terus berlanjut hingga kami di perjalanan ke kosan.

Malam itu selesai kajian kami membuat janji untuk pulang bersama dan makan bersama, kami bertiga. Di tengah taman depan masjid Al Azhar saya sangat senang melihat orang orang yang berbondong bondong datang ke masjid dengan tujuan untuk belajar ilmu agama. Mereka yang hadir ke masjid tersebut dari tampilan pakaiannya sangat bervariasi, untuk perempuan ada yang tampilan anak SMA, anak Kuliahan, karyawati hingga ibu-ibu yang membawa serta anaknya. Kemudian dari kubu laki-laki pun sama.

c0f75ed80b0e436f2f0ae7203c861a7e--secret-garden-weddings-secret-gardens

Saya membayangkan jika di dunia saja pemandangannya seperti ini, bagaimana nanti di surga ya? pastilah lebih baik karena belum ada yang bisa membayangkan dengan sempurna bagaimana surga itu.

Oke kayanya sudah panjang ya pembukaannya, langsung deh ya kenapa saya ambil judul tulisannya “Jomblo? Terus Why?”

(more…)

Istilah yang lagi ngetrend ‘Pluviophile’, Ternyata aku juga termasuk..

Hai selamat sore, fellaws! semoga selalu dalam keadaan yang baik ya dan masih bersemangat untuk menulis. Sore ini di luar lagi turun hujan yang cukup romantis tidak deras tapi cukup membuat orang pluviophiles seperti saya merasa senang dan bahagia. Apa si Pluviophiles itu? sudah lama rasanya saya ingin menulis ini. Jadi gini nih untuk orang-orang yang sangat menyukai waktu hujan terlebih ketika hujan itu mengenai debu dan debu itu mengeluarkan aroma yang khas.

Rain on umbrella
Gambar diambil dari; https://www.hln.be/wetenschap-planeet/weernieuws/het-wordt-vandaag-bewolkt-met-hier-en-daar-een-bui~a81ac830/

Sudah sejak lama saya menyukai aroma debu bertemu hujan ini, karena saya juga penasaran akhirnya saya mencari tahulah, kenapa ketika orang lain merasa itu biasa saja, untuk saya aroma itu bisa membuat saya relax sekali. Awal-awalnya saya juga merasa aneh kok bisa ya saya relax sekali hanya mencium aroma debu berjumpa air hujan.

Hasil iseng iseng saya mencari tahu, jadi begini nih ternyata menurut dictionary Pluviophile is A lover of rain ; someone who finds joy and peace of mind during rainy days. Seorang pencinta Hujan ; Seseorang yang merasakan nyaman dan pikiran yang damai ketika sedang hujan. Dari arti tersebut berarti orang yang tergolong dalam Pluviophile ialah ia yang menyukai hujan datang ketika yang lain itu merasa terganggu, bahkan bisa jadi mereka penunggu kedatangan hujan, ada perasaan nyaman dan relax ketika hujan turun.  (more…)

Bila kita diuji

Untitled-1

Kemarin adalah masa yang sulit. dunia seakan diputar balikan dalam waktu sepersekian detik. Semua hilang begitu saja bersama hampa. Porak pranda pertahanan masa. Ada geram yang tertahan. Seakan lupa semua sudah tertulis. Mungkin itu yang membuatNya cemburu. Hingga dalam sekejap DIA ambil apa yang kita pinta. Tapi ingat bukan DIA bermaksud mengecewakanmu, bukan.

DIA memberikan engkau waktu tuk menjemput janjiNya dengan begitu indah, harusnya begitu engkau ambil hikmah. Tapi engkau yang disebut manusia, wajar jika engkau porak poranda, saat itu.

Diujinya engkau dengan kehadirannya berkali kali lantas ia hilang berkali kali juga dengan begitunya. Ada apa denganmu yang gemar sekali datang tanpa permisi, kemudian pergi begitu saja? Kemarin engkau masih sama seperti beberapa tahun lalu,tapi kini engkau bukan yang kemarin, dengan susah payah kau bangun kembali dinding itu. Kembali pada malam panjang. Tak mau menuai murka untukmu tuan, sebab bukan begitu aku diajari. Bilapun dihempas seketika, biarlah.

Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna Yang terus berulang suatu saat henti Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Di mana ada musim yang menunggu? #BandaNeira

If Allah can take away something you have never expected losing, He can replace them with something you’ve never imagined having

Begitu harapnya, mari do’akan dan bantu ia tuk bangkit. Sebab bisa jadi ia yang memilih tuk porak poranda.

[Tak ada kata Tapi pun Seandainya

Bilapun kemarin adalah kesempatan, nyatanya tak semua kesempatan harus diambil, bukan? Bisa jadi kesempatan itu ujian untukmu. Ujian guna melihat seberapa mantap hati kita menetap pada yang mula-mula kita tuju.

Bila kita diuji dengan kehadirannya ‘sekali lagi’ maka berdo’alah tuk engkau dijadikan sebagai orang yang paling sabar menghadapinya.

Tegar dan percayalah seperti Ummu Salamah, berdo’alah sebaik ia berdo’a dalam musibah “Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlifha khairan minha”. 

The signs are there for those who look 

Cerita (Jatuh), Konsep yang aku tak sukai

Sampai pada tulisan kesekian aku masih mencoba untuk memberikan pemahaman pada diri ini tentang konsep ‘Menunggu, Diam dan Menjaga’. Entahlah lagi lagi aku tertarik untuk menulis tentang mu (yang masih menjadi Abu untukku), maafkan aku yang sering menjadikanmu topik. Engkau begitu aku coba jaga, aku coba menerapkan konsep ‘Aku menjaga kehormatanmu dengan kehormatanku’ kalaupun hari ini engkau masih abu untukku, aku percaya engkau esok nanti akan menjadi warna pelangi untuk hari hari yang singkat di dunia ini.

images

Tak lelah rasanya berdo’a pada sang Rabb ketika engkau datang padaku ‘Ya Rabb bila hari ini sekali lagi Engkau mengujiku dengan kehadirannya, aku memohonkan padaMu untuk menjadikan diriku sebagai orang yang paling sabar menghadapinya, menjadikan diriku orang yang  paling bisa menjaga diriku atas kehadirannya ketika jarak ini masih berlabel –haram-, sebab aku tak ingin menjadikan dirinya sebagai alasanku untuk durhaka kepadaMu terlebih mengajaknya bernikmat-nikmat dalam maksiat, innalillahi. Dan jika engkau mengujiku dengan ketidakpastian ini, maka jadikan aku orang yang memiliki pemikiran jernih untuk segera mengambil keputusan, sampaikanlah padanya –Aku lebih siap menerima ketidaksiapan daripada aku harus berhuznudzhon pada ketidakpastian- ‘ begitu tegasku. (more…)

Cerita (Jatuh)

Mengenalkan begitu cepat dan begitu runtut sampai rasa tak ada hela nafas yang terlewat begitu saja tanpa do’a untuknya. Ia duduk di selasar masjid sore itu, memegang Handphone yang sedari tadi tidaklah berbunyi ataupun ada tanda tanda akan berbunyi, sunyi dan senyap begitu, bak hatinya. Hari itu ia bermunajat dengan begitu khusyuk, rasanya malaikatpun ikut mengamini sebab mendengar kabar yang tidak pernah di duga.

c0f75ed80b0e436f2f0ae7203c861a7e--secret-garden-weddings-secret-gardens

Panggilan sang Ilahi diantara lembayung senja begitu merdu, itu pertanda hari sudah gelap dan ia boleh melepas dahaga. Ia berdo’a dengan lirih ‘Tuhan, aku niatkan semua untukmu, jika ia baik untuk diri ini maka hadirkan, pun begitu dengan rezekiku, serta terimalah ibadahku sebagai penolong diriku kelak ketika masa hisab. Engkau yang Maha Agung, Engkau yang Maha Kuasa, Engkau yang mampu menundukan yang kuat untuk yang lemah, engkau yang mampu menundukan ini dan itu, maka ya Allah tundukanlah hatiku diatas jalanmu begitupun dengannya’. Lirih hingga manusia disebelahnya pun tak mendengar, namun ia percaya Allah dan malaikat akan mengamininya sambil menjawab do’a itu dengan jawaban ‘Ya, akan Ku kabulkan do’amu’ entah kapan do’a nya terkabul ia hanya tau ia harus berikhtiar untuk mendapatkan jawaban itu. Kapan? itu semua hak Allah, tak pantas seorang hamba mengatur Allah, pintalah untuk Allah atur hidupmu dengan caraNya. (more…)