Ini prosesku, apa prosesmu

kartun-akhwat

bissmilah dengan izinNYA dan insyaa allah atas tuntunanNya aku menekan tuts ini dan menulis percakapan yang sering menjadi dilema (curhat si sebenernya 🙂 hehe tapi ndak apalah, insyaa allah bermanfaat, karena ini pengalaman pribadi juga loh teman teman..  ) untuk para remaja muslimah, yang ingin menutup aurat.

X : ” suadariku , bukankah kita diciptakan dengan keindahan?”

Y : ” ya, kamu benar sekali, saudariku”

X : ” lalu apa tujuan Tuhan menciptakan segala keindahan pada perempuan jika harus ditutup??”

Y : ” keindahan yang dimiliki seorang perempuan, tujuannya adalah hanya untuk yang berhak baginya, siapa dia yang berhak adalah dia yang berani membayar mahar kepada kita seorang perempuan, jangan engkau biarkan laki laki yang tak halal bagimu untuk menjamahi mu dengan pandangan buasnya, tutuplah dan hanya kau perlihatkan pada mereka yang menjadi muhrimmu dan laki laki yang telah halal bagimu dimata Tuhan.

X : ” apa pernah kalian merasa gerah??”

Y : ” tentu, kami sama sepertimu saudariku, kami sama merasakan panas dan gerah, tapi kami yakin dengan kami memilih menggunakan hijab ini maka gerah kami didunia akan diganti dengan kesejukkan di akherat, insyaa allah, janji allah untuk mereka yang taat itu pasti dan tak mungkin ingkar”

X : ” tapi apa tidak lebih baik hati terlebih dahulu yang di tata baru setelah itu menutup aurat, karena saya sering melihat mereka yang menutup aurat tetapi perbuatannya tidak sesuai dengan tampilannya?”

Y : ” jika saya tanya , adakah mereka yang tak menutup aurat hatinya juga belum tertata??”

X : ” Banyak ..”

Y : ” nah jika seperti itu maka selalu ada bedanya, jika engaku tak menutup aurat dan melakukan maksiat maka engaku akan mendapat 2 dosa, sedang jika mereka yang berjilbab tapi masih melakukan kesalah itu hanya mendapat dosa karena maksiatnya bukan karena tidak menutup aurat. tapi saya tidak membenarkan bahwa mereka yang telah menutup aurat kemudian diperbolehkan melakukan maksiat, saya sendiri dahulu pernah berpikir seperti saudari, tapi alhamdulilah setelah menggunakan jilbab pada awal awal setiap akan melakukan sesuatu aku selalu berpikir ” malu ahh sama kerudung, masa ndak ada bedanya sama waktu belum menutup aurat”.

X : ” apa sulit untuk menjalankan perintah yang wajib bagi kaum muslimah ini??”

Y : ” awalnya sulit, tapi karena niat kita untuk menyempurnakan diri menjadi muslimah yang seperti di inginkan pemilik jiwa dan nyawa ini, maka DIA memberi segala kemudahan disetiap langkah, insyaa allah.

X : ” berarti kalau sudah berhijab harus menggunakan pakaian yang longgar dan kuno dong?? terus ga bisa bergaul dengan yang bukan lawan jenis?”

Y : ” sudah tentu, berhijab ataupun tidak memang harus menjaga jarak dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, kenapa, karena akan banyak fitnah bertebaran disekeliling mereka”

X : ” bagaimana cara memantapkan niat untuk menjadi muslimah yang seperti itu?”

Y : ” cukup ingat janjiNYA untuk mereka yang berjalan dan melaksanakan perintahNYA”

X : ” adakah perasaan iri dengan mereka yang bisa menggunakan pakaian yang selalu trend pada masa ini?”

Y : ” tidak, alhamdulilah saya yakin inilah pakaian yang terbaik yang seharusnya dikenakan seorang perempuan”

X : ” lalu bagaimana menurutmu mengenai pandangan manusia lain yang melihat perempuan berhijab syar’i itu adalah bagian dari sebuah aliran yang salah?”

X : ” astagfirullah, inilah pandangan yang salah, dari mana menjalankan perintah Tuhan itu salah? saya tak perduli dengan pandangan itu, walau memang sakit hati saya ,ketika saya juga mendapat pandangan  seperti itu, saya tidak mau mengomentari hal itu, yang jelas saya hanya berpegang teguh kepada Al-qur’an dan Al- Hadist dimana itu adalah buku instruction untuk kita, jangan kau hiraukan mereka yang menghalangi langkahmu untuk menjalankan perintahNya, DIA lebih mengetahui apa yang ada dihadapmu dan apa yang kau simpan dihati, sedang engkau saudariku dan aku sama sekali makhluk yang tak tahu apa yang ada dihadap kita, jangan sampai terlambat dan menunggu kain kafan yang menutup kita”.

 

mari menjadi muslimah yang dirindukanNYA dan mendapat kunci KeridhaanNYA, serta meraih kemuliaan dengan menjada Kehormatan, insyaa allah tanganNYA akan selalu menuntun kita menemukan jalanNYA yang benar, dan membuat kita merasa nyaman dengan Hijab , merasa aman dari fitnah yang sering mengintai, dan menjada diri dari pandangan Liar kaum laki laki yang bukan muhrim kita, aamiin 🙂 mari bersama sama meraih ridhaNya.

hijab is your need not your want | and your hijab is not your hair style replacement | your hijab should be a simple | keep spirit with your right hijab ukhty, never think what the other people think about your decision making with your hijab | your decision making is greatful | and hijab is identity from muslimah, make your body different with the other | and you’ll find the way to Allah, insyaa allah 🙂 and find the key to open his door, insyaa allah, alwyas istiqomah with your decision, and always pray to allah, 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s