MOTIVASI DAN MAWAS DIRI PERILAKU KONSUMEN

SIKAP MOTIVASI DAN MAWAS DIRI

Sikap motivasi dan mawas diri, jujur saya bingung mau menulis dari mana? -_- , materi ini berkaitan dengan perilaku konsumen. Oke saya akan mencoba menjelaskan, tapi mungkin sedikit sulit dipahami bahasa saya..^_^

effort

Perilaku konsumen seperti saya jelaskan dimateri materi awal dalam tugas ini, jadi untuk pembaca yang belum baca, sok atuh baca dulu ya yang materi awal supaya ndak bingung, tapi saya berharap para pembaca sudah mengetahui apa itu perilaku konsumen jadi saya langsung saja ke materi “Sikap Motivasi dan Mawas Diri”

MOTIVASI

Menurut Weiner (1990) yang dikutip Elliot et al. (2000), motivasi didefenisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu. Sedang menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Motivasi adalah sesuatu apa yang membuat seseorang bertindak (Sargent, dikutip oleh Howard, 1999) menyatakan bahwa motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang dihadapinya (Siagian, 2004).

MAWAS DIRI (SELF AWARENESS)

Mawas diri menurut kamus Beasar Bahasa indonesia, edisi kedua, balai pustaka 1993, ialah melihat memeriksa dan mengoreksi) diri sendiri secara jujur,instropeksi, kita harus mawas diri agar kita janagan membuat kesalahan yang sama.

Mawas diri menurut Marbangun Hardjowirogo ialah meninjau ke dalam, hati nurani kita guna mengetahui benar tidaknya suatu tindakan. Secara teknis psikiologis usaha tersebut dapat dinamakan juga instropeksi yang pada dasarnya ialah pencarian tanggung jawab ke hati nurani mengenai suatu perbuatan.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan motivasi dan mawas diri dalam perilaku konsumen adalah perilaku konsumen sangat di dasari oleh kekuatan yang mendorongnya untuk bertindak baik itu berasal dari internal ataupun eksternal, setelah mendapat dorongan tersebut maka kita sebagai konsumen harus mawas diri, yaitu menilik kedalam hati kita masing-masing sebagai konsume untuk menilai sudah benarkan tindakan yang kita lakukan atas dasar motivasi tersebut.

 

Sumber :

http://www.pengertianahli.com/2013/09/pengertian-motivasi-menurut-para-ahli.html

http://ilyaszulhilmi.blogspot.com/2013/01/sikap-motivasi-dan-mawas-diri.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s