LUPA, ADA YANG SALAHKAH ????

bissmillah, assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Tugas kali ini dari mata kuliah softskill saya adalah menulis tulisan dengan tema “BEBAS”. Apa ya yang mau diangkat sebagai topik?? percintaan? ilmiah? pengetahuan? omong kosong atau apa ya?? hemm bingung ni teman-teman..

wehwehwehh.. tiba-tiba saya dapat ide untuk menulis dengan topik “LUPA” nah.. hayo siapa yang suka LUPA’AN?? acunggg ^_^ .. kenapa saya mau menulis tentang LUPA, karena saya sendiri seorang pelupa, malam ini saya tidak dapat tidur, karena saya melupakan sesuatu dan itu penting sepertinya, apa sebenarnya yang salah dengan otak saya atau mungkin tubuh saya ini?

Mari kita cari tahu, apa penyebab LUPA… dilansir Body and Soul, Rabu (5/12/2012), gangguan fisik tersebut antara lain:

1. Tekanan darah tinggi
Sebuah penelitian di AS yang melibatkan lebih dari 30.000 orang selama 4 tahun menemukan bahwa pengidap tekanan darah tinggi mendapat skor buruk dalam tes memori. Daya ingatnya juga mengalami penurunan yang besar dari waktu ke waktu.

Kenaikan tekanan darah dapat mengubah struktur pembuluh darah, membuatnya jadi lebih tebal dan sulit mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, bisa menyebabkan kerusakan organ, termasuk di otak sehingga mempengaruhi daya ingat dan kemampuan berpikir.

2. Perjalanan jarak jauh
Daya ingat dapat mulai terpengaruh setelah menjalani penerbangan yang berlangsung lebih dari 4 jam. Pengaruhnya seperti terkena benturan di kepala dan mengalami gangguan ingatan untuk jangka pendek. Ketika mekanisme tubuh sudah normal kembali, ingatan akan apa yang terjadi saat memori sedang terganggu nampaknya sulit kembali.

3. Kekurangan vitamin B12
Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi saraf. Kekurangan vitamin B12 bisa mengganggu kemampuan berpikir, dari berkurangnya daya ingat sampai kepikunan. Para ilmuwan meyakini bahwa vitamin B12 dapat menjaga selubung myelin atau lapisan yang yang menyelubungi saraf. Jika selubung rusak, maka transmisi pesan dari dan ke otak dapat terganggu.

4. Menopause
Sebuah penelitian tahun 2008 yang dilakukan ilmuwan dari University of Illinois menemukan hubungan antara menopause dan rendahnya kemampuan mengingat. Penelitian lain juga menemukan bahwa sekitar 40 persen perempuan mengaku jadi lebih pelupa menjelang dan saat menopause.

Sampai sekarang, belum ada bukti kuat yang dapat menjelaskan mengapa menopause dapat memicu penurunan daya ingat. Namun ada banyak perempuan yang mengaku dirinya merasa lebih kacau saat dan menjelang menopause.

5. Kemoterapi
Sebuah penelitian dari Stanford University di Amerika Serikat menemukan bahwa pasien kanker payudara yang telah menjalani kemoterapi mengalami gangguan pada beberapa bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengingat dan merencanakan.

Salah satu efek samping yang tidak diinginkan dari kemoterapi adalah ‘kabut kemoterapi’ yang terjadi pada otak. Efeknya berupa bingung, gangguan daya ingat ringan dan biasanya berlangsung singkat dan dapat kembali normal.

6. Gangguan tiroid
Jika mengalami gangguan hipotiroidisme, kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid yang cukup. Hal ini akan menyebabkan metabolisme jadi melambat dan tubuh mengalami kelelahan. Akibatnya, membuat orang jadi pelupa.

Gangguan hipotiroidisme paling umum dialami pada orang berusia 40 tahun ke atas dan menyerang sekitar 6-10 persen perempuan. Pada pria, prevalensinya lebih sedikit. Jika hipotiroidisme berhasil diatasi, biasanya daya ingat akan pulih kembali.

7. Kehamilan
Kehamilan dapat mempengaruhi daya ingat. Namun ingatan yang sering dipanggil seperti nomor telepon teman-teman dan anggota keluarga tidak akan terpengaruh. Sebuah penelitian dari University of New South Wales menemukan wanita hamil banyak yang mengalami gangguan daya ingat sementara. Nampaknya perubahan hormon adalah pemicunya.

8. Alkohol
Kebanyakan mengkonsumsi alkohol juga dapat memiliki dampak negatif pada hippocampus, yaitu bagian otak yang terlibat dalam perekaman dan penyimpanan kenangan. Alkohol mencegah penyimpanan memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang. Itulah sebabnya orang yang mabuk seringkali tidak ingat apa yang mereka alami saat berada di bawah pengaruh alkohol.

ini saya dapat dari sumber :

http://health.detik.com/read/2012/12/05/070346/2109624/763/2/8-hal-yang-membuat-orang-gampang-lupa

tapi saya masih penasaran, karena dari 8 Hal yang dijelaskan diatas saya tidak menemukan dalam diri saya. Wah jadi makin tambah bingung ya, kenapa ini?? mari kita cari tahu kembali.. saya merasa menjadi manusia yang hemmm… -_- karena saya pelupa sekali, untuk urusan sepele saja, saya sering lupa, bukan karena teledor atau menyepelekan sesuatu, saya sudah coba untuk mengingat, tapi ingatan itu selalu datang terlambat dari waktu saat informasi itu seharusnya disampaikan, sering merasa tak enak, terhadap mereka yang mempercayai saya…

Beberapa cara sudah saya coba, dari membuat list, lantas membuat tempelan didinding kamar yang mengingatkan saya, membuat catatan di laptop, membuat pengingat di HP, tapi saya tetap LUPA -_-. Ini ada lagi saya temukan artikel tentang penyebab seseorang menjadi LUPA.

1. Depresi Depresi sering menyebabkan keputusasaan dan kurangnya minat pada hal-hal sekitar. Kadang orang-orang seperti ini sering berada pada dunia dan pikirannya sendiri. Mereka juga kerap memikirkan kenangan masa lalu dan terlalu khawatir dengan masa depannya.

2. Stress Ketika stress, tubuh mengalami hal di luar kewajaran. Stress juga menandakan kemungkinan otak bekerja terlalu keras sehingga dapat memperlambat proses encoding , menyimpan dan mengingat informasi dalam otak. Jika masalahnya dikarenakan ini, hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kebiasaan lupa itu adalah dengan menghilangkan stress terlebih dahulu. Caranya, sebisa mungkin selesaikan masalah Anda, tidur cukup, dan pergilah refreshing dengan berjalan-jalan atau olahraga.

3. Overload Sebuah penelitian klinis di Glasgow menyatakan, orang menjadi lebih pelupa dikarenakan gaya hidupnya yang sibuk dan kelebihan informasi (dari telepon seluler, televisi, radio, dan internet). Dalam kedokteran, kondisi ini diidentifikasi sebagai kerusakan kognitif subyektif (Subjective Cognitive Impairment/SCI ). Biasanya pengobatan yang dilakukan sama seperti mengobati penyakit Alzheimer. Namun dibedakan dalam dosis yang dipakai, biasanya sangat rendah.

4. Tiroid Gangguan tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme, telah diketahui memengaruhi (kebingungan) mental dan ketidakmampuan mengingat hal-hal untuk waktu yang lama. Solusinya, lakukan pengobatan untuk untuk mengobati masalah tiroid Anda.

5. Kurang Tidur Kurang tidur juga dapat menyebabkan lupa. Namun biasanya yang memicu kurang tidur ini adalah stress. Ketika Anda stress, pikiran biasanya lebih fokus pada masalah dan itulah yang membuat Anda kehilangan nafsu untuk tidur. Jika memang Anda kurang tidur di malam hari, usahakanlah membalasnya dengan tidur siang. Tidur siang juga baik untuk menyegarkan pikiran Anda.

6. Diet Salah satu yang menyebabkan Anda kehilangan memori bisa jadi karena diet yang buruk. Diet yang tidak tepat bisa membuat tubuh kekurangan vitamin esensial dan gizi. Karenanya ubahlah pola diet Anda menjadi diet yang seimbang.

7. Alkohol dan Narkoba Alkohol dan narkoba merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan kelupaan. Ketika seseorang benar-benar mabuk, dia tidak akan pernah ingat apa yang diceritakan atau dijelaskannya. Serupa dengan itu, kasus kecanduan narkoba juga bisa membuat sel-sel otak kehilangan kontrol seperti ketika mereka mengonsumsi alkohol berlebihan. Solusinya, kurangi juga penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi setiap hari karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Konsultasikanlah masalah kemungkinan ketidakseimbangan ini pada dokter Anda (yang memberikan obat).

8. Trauma Fisik atau Emosional Trauma fisik bisa terjadi karena cedera kepala, dari kecelakaan mobil atau sejenisnya. Trauma tersebut dapat mempengaruhi otak yang merupakan pusat memori, kecerdasan emosi, dan lain-lain sehingga Anda kehilangan memori secara tiba-tiba. Tingkat keparahan kondisi tergantung pada tingkat kerusakan yang disebabkan kecelakaan. Dalam beberapa kasus, orang bisa saja menderita amnesia permanen. Trauma emosional, seperti pelecehan seksual atau kematian seorang teman dekat juga bisa memengaruhi otak dan berefek pada kelupaan. Pada kasus ini, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog atau terapis.

9. Alzheimer Jika salah satu penyebab lupa Anda adalah akibat kondisi medis yang serius, maka itu bisa jadi dikarenakan Alzheimer. Penyakit ini bisa menyebabkan hilangnya memori, bahasa, dan kemampuan kognitif Anda, juga memengaruhi kesehatan mental yang bisa mengarah pada masalah demensia dan akhirnya meninggal.

10. Penyebab Lain Mudah lupa juga bisa disebabkan oleh gangguan suplai oksigen ke otak, tumor otak yang mungkin telah berkembang di daerah bahwa memori kontrol, peradangan otak, epilepsi, multiple sclerosis , penyakit parkinson, dan meningitis.

Sumber : http://salamsuper.co/10-hal-yang-dapat-menyebabkan-orang-yang-masih-muda-menjadi-pelupa/#sthash.SWmks4Xq.dpuf

dari sepuluh yang dipaparkan diatas saya merasa nomor 2 dan 5 adalah salah satu penyebab LUPA saya ini semakin dan semakin. Hampir setiap hari saya tidur tidak jauh dari angka 12 Malam. Entah apa yang dikerjakan, saya sendiri juga lupa.

saran saya untuk teman-teman yang seperti saya, ayokk, jangan menyerah dengan sifat lupa, saya percaya sifat LUPA ini akan berangsur angsur hilang jika kita sungguh-sungguh, mungkin tak cepat, mungkin juga tak lama gangguan lupa ini akan berlalu..

 

sekina dari saya, saya ucapkan terima kasih untuk referensi sumber yang saya gunakan diatas, its really helps me ^_^

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s