PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBELIAN KONSUMSI

Pengaruh kebudayaan terhadap pembelian dan konsumsi

Kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata LatinColere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Sudah banyak tulisan tulisan yang mengulas mengenai pengaruh kebuadayaan terhadap pembelian dan konsumsi. Mengapa kebudayaan dapat mempengaruhi pembelian dan konsumsi ada banyak hal yang mempengaruhinya. Sebagai contoh kita warga negara Republik Indonesia, dimana hidup dalam gaya dan pola ketimuran, kebudayaan ini mempengaruhi gaya konsumsi kita. Dimana saat kita melakukan transaksi pembelian terhadap suatu barang yang akan dikonsumsi kita selalu cenderung untuk membeli barang sesuai dengan kebudayaan.

Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya. Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar seringkali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Banyak definisi tentang budaya yang dipaparkan oleh para pakar, diantaranya: Kebudayaan didefinisikan sebagai kompleks simbol dan barang-barang buatan manusia (artifacts) yang diciptakan oleh masyarakat tertentu dan diwariskan dari generasi satu ke generasi yang lain sebagai faktor penentu ( determinants) dan pengatur ( regulator ) perilaku anggotanya (Setiadi, 2003).

Kenapa kebudayaan mempengaruhi perilaku konsumen? Berikut adalah beberapa alasannya

  1. Merupakan suatu kebiasaan yang diturunkan dari para pendahulu dilingkungan tersebut.
  2. Adanya suatu kepercayaan terhadap produk yang sudah dikenal dikarenakan sesuai dengan kebudayaan.

 

 

Referensi sumber :

http://mennytigamartdini.wordpress.com/2011/10/19/pengaruh-kebudayaan-terhadap-perilaku-konsumen/

 

Advertisements

2 thoughts on “PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBELIAN KONSUMSI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s