Berpikir dan Bernalar

original_vintage-style-pocket-watch-necklaceEm.. tugas kali ini adalah membuat penulisa bebas mengenai “ Berpikir, dan Bernalar”. Apa yang akan saya tulis ya? Sedikit confuse karena saya bukan anak Psikology jadi mungkin penjelasan saya nanti dalam tulisa sedikit lebih kaku dan tidak luwes. Oke, mari kita simak, jemari saya menari di atas tuts keyboard yang menghasilkan kaliamt indah, hopeful.

Berpikir adalah suatu kegiatan yang kita lakukan berkenaan dengan kerja otak. Ketika kita melakukan apapun itu, semua ada konsep “berpikir” seperti ketika kita minum, kita akan membuat pilihan “mau minum apa, dengan gelas atau cup, minum sambil berdiri atau sambil duduk” semua itu kita putuskan dengan berpikir, walaupun tingkat pengambilan keputusan dengan berpikir pada situasi itu tidaklah lama, tetapi tetap itu berpikir. Lalu, apa itu berpikir? Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) berpikir adalah menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu, menimbang-nimbang dalam ingatan. Ketika kita sedang berpikir, hal tersebut selalu berdampingan dengan suatu kejadian masa lampau yang kita alami atau orang lain, namun berpikir tak selalu mengenai masa lampau, masa depanpun tak jarang kita masukan kedalam proses timang-menimang untuk melakukan sesuatu atau tidak, apakah sesuatu tersebut memberi manfaat atau tidak, tak jarang kita melakukan perencaan yang matang namun tak kita implementasikan dikarena kita menggunakan konsep berpikir yang hanya berpikir, tak ada keinginan untuk merealisasikannya.

Dan bernalar adalah suatu tindakan kerja otak kita dimana dia membuat relationship dengan keadaan yang sebenarnya terjadi, menghubungkan apakah suatu pemikiran itu dapat dipahami dan di jadikan nyata. Jadi dua kegiatan tersebut, berpikir dan bernalar adalah kegiatan yang tidak dapat di pisahkan, ketika kita berpikir disana pula kita memikirkan, apakah yang kita pikirkan dapat terpahami atau tidak? Nah hal tersebut disebut sebagai penalaran. Agar apa yang kita lakukan tak hanya menjadi pikiran kosong tanpa dapat kita realisasikan atau tidak dapat diterima oleh akal atau logika manusia.

 

By:  SR^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s