KITA ( Part 2 )

Kita berpijak pada  bumi yang sama, hanya jarak yang menjadi ruang antar kita. Kita memiliki percakapan yang kadang kehilangan arah. Canggung pada akhirnya yang kita dapat. Diam dan berusaha tidak saling menghiraukan. Pernah kita seperti itu, coba ingat. Ingat, ketika kita duduk di bangku yang sama dalam ruang yang sama. Apa ada sepatah kata kala itu? Tidak. Karena kita memilih untuk saling tak memperhatikan. Sekitar berasumsi akan kita. Dan kita asik pada keadaan kita masing-masing. Kamu mungkin paham akan hal itu. Hanya saja tak ingin membuat aku menjadi semakin serba salah. Akan aku tulis tentangmu. Siapa sangka kita dipertemukan. Mereka hanya tidak tahu bagaimana tenangnya perasaan kita. Karena kita yakin kesabaran pada akhirnya akan berbuah kenikmatan. Kita sadar, terkadang sekitar mempertanyakan akan kita. Dan kita sadar, tak seharusnya kita membuat mereka bertanya. Namun, apa daya kamu dan aku hanya manusia. Dan aku tak bisa menyembunyikan segala dengan begitu rapih. Walau kau mengajarkanku namun, hingga detik ini aku masih belum dapat serapih dirimu…

#kita hanyalah sepasang manusia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s