Third Day in Kuala Lumpur – Malaysia

Hari ketiga kami di Malaysia, kami melanjutkan perjalanan kami kali ini ke Putrajaya, Kota Satelit di selatan Kuala Lumpur, Malaysia, yang sekarang telah menjadi ibukota pemerintahan Malaysia. Putrajaya terletak tidak terlalu jauh dari Kuala Lumpur, dapat ditempuh hanya dalam kisaran waktu 1,5 jam perjalanan dengan menggunakan bus. Kami menggunakan tur bus seharga 600 RM untuk dapat sampai di Putrajaya. Bicara soal kota Putrajaya, kota modern Putrajaya ini memang dihiasi dengan bangunan-bangunan yang sangat cantik nan megah, dimana banyak bangunan yang dibuat simetris di sepanjang sisi kanan kiri jalan. Tak heran jika Putrajaya menggunakan slogan World’s First Intelligent Garden City. Sebab, kota Putrajaya merupakan kota yang sudah terencana dengan baik dan terstruktur sedemikian rupa baiknya, tertata rapi jalanannya, indah pemandangannya dan benar-benar tepat pula untuk dijadikan tempat wisata meskipun kota ini merupakan pusat pemerintahan negara Malaysia.

IMG_20150420_110639
masjid Pink – Putrajaya

Saat kami mengelilingi Putrajaya dengan menggunakan bis, kami didampingi oleh tour guide yang bernama uncle Tomnas. Uncle Tomnas menjelaskan seputar bangunan-bangunan megah yang ada di Putrajaya dan bercerita tentang keadaan negara Malaysia secara garis besarnya dengan menggunakan bahasa Inggris. Bis tur kami ini berhenti di tempat-tempat menarik nan indah yang ada di kawasan Putrajaya sehingga kami bisa mengambil gambar di tempat tersebut. Karena waktu tur yang cukup terbatas, kami hanya diberikan waktu sekitar 10-15 menit di setiap tempat di Putrajaya untuk kami bisa berfoto ria. Berikut ini beberapa foto kompleks dan perkantoran yang ada di kawasan Putrajaya.

Di kompleks Putrajaya
Di kompleks Putrajaya

Setelah kami puas melihat arsitektur-arsitektur yang sangat mencengangkan di kota Putrajaya, bis kami mengantar kami sampai di KLCC. Di KLCC kami lagi-lagi kembali menuju menara kembar petronas untuk makan siang dan mengambil foto terbaik kami di depan gedung menara petronas sebab foto di menara kembar pertonas yang tadi malam kami ambil terasa masih kurang bagus hehe. Setelah kami puas berfoto kembali di menara kembar petronas , kami diberikan kabar baik oleh PIC wisata peradaban kami, bahwa kami akan ke genting sore hari ini juga. Lalu segeralah kami naik LRT dari KLCC menuju KL Sentral dengan harga tiket 1,6 RM untuk menuju genting dengan mengunakan bus go genting seharga RM 22,7 dimana kami memperoleh jadwal bus menuju genting pukul 14.30. Perjalanan menuju genting serasa menyenangkan karena jalanan menuju Genting berbukit-bukit dan di sisi kira-kanan jalan di penuhi pohon-pohon layaknya hutan sehingga kami pun lama kelamaan merasa dingin.

IMG-20150423-WA0002
tiket ke Genting Highland

Genting Highlands (Tanah Tinggi Genting) merupakan puncak gunung dari pegunungan Titiwangsa di Malaysia. FYI, di Genting ini banyak terdapat Resort yang menyediakan tempat berjudi (casino) dan merupakan satu-satunya tempat berjudi daratan yang dilegalkan di Malyasia. Maka, jangan heran jika tempat ini juga dikenal sebagai ‘Las Vegas’ atau Macaunya Malaysia. Sesampainya bis go genting yang kami tumpangi tiba di Genting highland, kami melanjutkan perjalanan kami di Genting dengan menggunakan Skyway (gondola atau kereta gantung) yang merupakan kereta gantung tercepat di dunia dan kereta gantung terpanjang di Asia Tenggara. Ketika kami masuk ke dalam Gondola, kami merasa sangat excited karena kami sebelumnya sudah diberitahukan bahwa kami akan menyusuri bukit-bukit di Genting serta melihat pemandangan di Genting dari ketinggian yang sangat ekstrim. Ternyata benar ! Ketika kami di gondola dan melihat pemandangan ke arah bawah, benar-benar ekstrim dan mengerikan. Kami pun berfoto-foto di dalam gondola untuk melupakan ketegangan kami di dalam gondola terlebih saat kabut tebal yang menutupi gondola kami hingga kami tidak dapat melihat pemandangan ke arah luar gondola.

IMG_20150420_163223
Foto di dalam Gondola – Genting Highland

IMG_20150420_170144

Tak terasa setelah kami tegang bukan main, gondola pun sampai di resort world genting untuk selanjutnya kami menuju Chin Swee Temple dengan menggunakan shuttle bus gratis. Sesampainya kami di Chin Swee Temple kami berfoto-foto untuk mengabadikan momen dan melihat-lihat patung yang merepresentasikan keadaaan surga dan neraka, dimana disana di jelaskan bahwa neraka dan surga memiliki tingkatan yang berbeda sesuai dosa atau kebaikan yang manusia perbuat. Setelah puas kami berasa di Chin Swee Temple, kami berniat balik untuk pulang ke hotel. Sama seperti saat kami menuju Chin Swee Temple kami menggunakan shuttle bus gratis lalu menaiki gondola,kebetulan saat pulang, kak Aldy berada satu gondola bersama kami tim Shiddiq, di dalam gondola , kak Aldy sebagai PIC (Person in Charge) bercerita mengenai sejarah genting dan tragedi gondola yang pernah putus (cerita ini cukup mengerikan dan super ekstrim bagi kami) hehehe. Lalu setelah kami selesai urusan kami di Genting kami pulang dalam keadaan terpisah sebab jadwal keberangkatan bis kami untuk balik menuju hotel berbeda. Alhamdulillah pada akhirnya kami sampai di hotel dengan selamat dan berbahagia atas perjalanan hari ini.

Genting Higjhland
Genting Higjhland
Genting Highland
Genting Highland
Genting Higjhland
Genting Higjhland

Selesai di hari ketiga di Malaysia – Genting Highland

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s