Kehormatan dan Perempuan

Kehormatan. Perempuan. Dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Baginya, kehormatan adalah wajib dijaga. Dari sana seorang perempuan akan mendapatkan penghormatan dari sekitarnya. Tak sedikit yang kehilangan penghormatan tersebut. Jika mereka tahu, bahwa dengan diamnya ia membuat kaum Adam akan semakin menghormatinya, maka pasti akan mereka lakukan. Jika mereka tahu bahwa, dirinya adalah sebaik-baiknya perhiasan. Maka, pastinya ia akan menjaga dirinya dari tangan-tangan yang belum tentu menjadi penanggungnya dunia dan akhirat. Jika mereka tahu bahwa, cantiknya akan semakin terlihat dan terjaga dengan pakaian kehormatan. Maka pastinya mereka akan mengenakan hal tersebut. Jika mereka tahu bahwa, keindahannya merupakan sebaik-baiknya keindahan. Pastilah mereka akan tak merelakan keindahan itu dinikmati setiap mata yang memandang. Jika mereka tahu, senyaman nyamannya pakaian adalah yang menutupi. Maka pastilah mereka akan mengganti pakaian saat ini dengan yang menutupi.King-Priamos-Butterfly

Tulisan ini hanya sebuah tulisan seorang perempuan yang sama halnya pun masih mencari kesana kemari untuk menyempurnakan, bukan sudah sempurna. Baik penampilan serta perilakunya masih jauh dari kata ‘sempurna’. Bukan pula ingin menceramahi, hanya begitu sayangnya hati ini pada keindahan keindahan yang begitu saja dapat dinikmati oleh sembarang mata. Setiap kali, keindahan itu begitu saja diberikan ingin rasanya perempuan ini berbagi kenyamanan dengan mereka, hanya saja tak sedikit yang menutup mata dan hati. Enggan. Mungkin. Tapi sungguh tak ada keengganan dalam diri ini untuk bersama berbagi.

Beberapa tahun lalu, perempuan ini juga berada ditempat yang sama dengan mereka, melakukan hal yang sama seperti mereka. Berkata hal yang sama dengan mereka. Dan bermain bersama dengan mereka tanpa sungkan dan enggan untuk bercampur baur begitu saja dengan para kumbang begitu saja. Tak ada jarak. Tak ada hijab. Tak ada penjagaan. Perempuan ini masih merasa itu hal yang wajar. Perempuan ini masih bisa mentoleransi sentuhan yang tak sengaja didalam pertemanan. Dan perempuan ini masih tak sungkan bermain dan bercanda tanpa jarak. Itu dulu. 5 tahun atau 6 tahun lalu. Saat perempuan ini masih belum tahu, dan enggan untuk mencari tahu. Begitu banyak yang menyayanginya dan menjaganya. Ia merasa aman. Tak pernah ada hubungan serius antara perempuan ini dengan lawan jenisnya. Dan tak pernah terjadi hal-hal diluar jangkauan remaja. Itu baginya sudah terjaga. Tak pernah ada tangan yang dengan sengaja menggandeng, dan tak pernah ada tangan yang merangkul bahunya dengan sengaja. Baginya itu sudah aman.

Ternyata, aman itu bukan sebuah penjagaan untuk dirinya. Beberapa tahun ini ia sadar. Bukan penjagaan begitu saja. Lantas perempuan ini mencoba merubah semuanya. Sedikit namun perlahan. Sulit. Pastilah. Tak ada yang mudah untuk perbaikan diri. Tapi semua terjadi begitu saja dan mudah mudah saja. Karena, perempuan ini menggantungkan diri bukan pada manusia. Bukan pada pandangan manusia. Bisa jadi bagi manusia sudah baik. Ternyata, menurut pemilik hidup itu tak baik. Pun sebaliknya.

Maka tulisan ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa kalian para perempuan adalah perhiasan terindah yang harus dan wajib dijaga. Setiap gerakmu adalah godaan. Dan setiap penjagaanmu akan mencegah godaan tersebut. Jagalah diri kalian, karena layunya bunga adalah ketika madunya telah diambil sang kumbang. Tak akan ada madu kedua dalam satu bunga. Tak ada penggantinya. Biarkan yang lain menganggap kuno. Bagi perempuan ini lebih baik dianggap kuno. Percaya atau tidak hal yang kuno, benda yang kuno memiliki nilai yang terkadang tak masuk rasional. Mahal. Yah mahal. Dan sulit mendapatkannya. Butuh perjuangan. Dan akan dirawat dan dijaga sebaik mungkin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s