Jodoh itu Unik.

 

Jodoh itu unik, yang dikejar seringkali menjauh. Yang tak disengaja malah mendekat. Yang sudah pasti menjadi ragu. Yang awalnya ragu jadi pasti. Yang diimpikan tak berujung pernikahan. Yang tak pernah diimpikan bersanding dipelaminan @sabarlahdiriku.

Camera360_2014_7_12_042341_jpg

Kadang kecewa itu hadir ketika proses ternyata tak seperti yang kita bayangkan, ketika semua impian membangun rumah tangga kandas begitu saja. Bisa jadi, kamu yang belum siap atau memang bukan dia. Jangan paksakan apa yang memang tak bisa dipaksakan. Bukankah kita sering mendengar ‘tulang rusuk itu bengkok, jadi jangan sekali kali kamu mencoba untuk meluruskannya, karena akan dia akan patah’.

Suatu hari kamu mungkin pernah berpikir, “ahhh iya dia memang jodohku, buktinya dia itu mirip aku, dia itu selalu contact aku dan selalu perhatian sama aku”. Eiittt itu hanya perasaan kamu saja mungkin, gimana kalau dia emang orang yang baik dengan semuanya bahkan terkesan modus? Siapa yang rugi? Kamu akan rugi, karena tak jarang kamu telah mengacuhkan ia yang lain yang hadir dan yang serius terhadap kamu, karena kamu masih ‘merasa’ dia jodohmu.

Kamu, iya kamu, coba dari sekarang berpikir dengan realitanya. Jika dia memang jodoh kamu, langkahnya akan dipermudah menuju Bapak dan Ibumu untuk memohon restu mempersunting kamu, pun begitu dengan kamu. Jodoh itu memang unik. Unik sekali. Bisa teman masa kecil. Teman remaja, teman kuliah, teman kerja, temannya teman atau orang yang sebelumnya sama sekali belum kamu kenal.

Sekarang sebetulnya bukan waktumu untuk memikirkan bagaimana nanti setelah pernikahan dll. Tapi pikirkan, apakah kamu sudah siap? Dan pantas? Pantas menjadi istri serta calon ibu? Pernikahan itu bukan sebuah keburu buruan karena tersemangati dengan begitu banyaknya undangan yang berhenti di kotak surat depan rumah. Tapi pernikahan adalah perahu yang akan berlayar dengan kokohnya ditengah deburan ombak lautan luas, dimana ia akan kokoh karena persiapan yang bukan hanya dibibir saja, tapi dilakukan baik lahir maupun batin.

Berdo’ala agar diberikan jodoh terbaik yang dengannya kamu akan membangun bahtera rumah tangga yang kokoh akan terjangan ujian. Berdo’alah agar dari dia dan kamu akan tumbuh generasi yang hebat. Pernikahan bukan hanya berbicara, aku kamu saling mencinta hari ini, tapi aku kamu saling mencinta dan menjaga untuk hari ini, esok dan seterusnya membesarkan anak anak yang akan menjadi penerus kita. Ya begitu.

Pertanyaannya adalah, penulis sendiri gimana kabar hatinya? Ahahahaah masih baik baik saja, insyaaAllaah, yuk kita sama sama berdoa. Kurangi ego harus dengannya. Rasanya lebih indah. Selamat menanti. Agar bukan hanya kecewa yang bertahta karena kandasnya mimpi dengannya, maka let it flow saja untuk semua, semua sudah dijanjikan oleh-Nya sang pemilik hati.

 

Siti Rahayu / Depok, 11 januari 2016.

 

Advertisements

7 thoughts on “Jodoh itu Unik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s