Diam,

Diam adalah cara yang paling ampuh untuk kau bak manusia tak tahu akan hal yang kau tahu. Bukan untuk acuh tapi itu dilakukan semata mata untuk menjaga apa yang seharusnya terjaga. Diam, menahan apa yang bergelora dalam hati itu memang sulit tapi bukan tidak mampu. Diam, adalah cara terbaik dan terbijak. Karena usia manusia tak ada yang tahu. Cukuplah malam yang menjadi saksi jika engkau bermunajat akan kebaikan atas dirimu dan sekitarmu. 

Malam malam terasa pendek ketika kau menceritakan ke-diam-an mu diwaktu siang. Diam dan berpuasalah jika belum mampu, begitu nasihat seorang penulis yang kau kagumi dan kau begitu memegang nasihat itu.

Apa yang kau khawatirkan ketika kau diam? Bukankah itu lebih baik? Diammu adalah benteng pertahanan terkuat. Kau berusaha untuk menjaga apa yang seharusnya dijaga. Maka selesaikan ke-diam-anmu itu.

Diam,

Terimakasih telah mengerti makna diam atas diri yang sering khilaf ini.

Depok, 18 Januari 2016

Mencoba menulis kembali. ^_^

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s