Sepatu rusak,

sepatu-usang-jpg-566ec23e577b61f907bc4f6c

Ia terseok ketika berjalan. Aku kira ia habis kecelakaan. Entah apa yang membuatku melihatnya begitu dalam. Ada yang janggal. Begitu kata ku dalam benak. Hingga aku melihat, yaa betul dugaanku ada yang janggal.
Ku lihat sepatumu rusak, tapi kau tak sedikit pun mengeluh. Kau tetap berjalan, dan kau tetap tersenyum menerima kehadiran kami sore itu.

Kemana saudaramu? pikirku, apa mereka tak melihat kau terseok sambil berjalan dengan sepatu rusakmu itu? Aku yang baru 5 menit hadir saja tahu, kau kesulitan berjalan. Rasanya sakit melihat ketidaksadaran saudaramu akan dirimu.

Aku memang tak mengenalmu atau pun saudaramu. Aku berdo’a keikhlasanmu dibayar oleh Allaah, karena kau sedang melayani ummat. Dan aku berdo’a agar saudaramu diberikan rasa kesadaran bahwa saudaranya sedang kesulitan.

Terimakasih telah mengajarkan ikhlas dan tersenyum walau aku tahu saat itu kamu sedang kesulitan berjalan karena sepatumu rusak. Andai sepatuku bisa kau gunakan tentu dengan senang hati aku pinjamkan, karena aku duduk dibangku peserta, dan kamu berdiri melayani kami yang hadir sore itu.

Advertisements

2 thoughts on “Sepatu rusak,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s