The key is prepare your self!

Mungkin yang udah kepala 2an alias kepada dua puluhan khusus perempuan biasanya nih ga sedikit yang ditanyakan kapan menikah, dll. Yang akhirnya kita sendiri bertanya tanya kepada sang pemilik hati, kira kira kapan ya? Sama siapa ya? Udah ketemu apa belum ya sebenarnya ya? Akhirya kalau ditanya tanya terus ya jadinya, ada satu hal yang mereka pertanyakan, “Jodohnya mana?” karena kadang sedikit baper juga (Bawa perasaan) kalau ditanyain terus, kapan kapan dan kapan. Siang ini dapat kiriman buku dari seorang saudari karena sudah mereview tulisannya, terima kasih loh E-Book “ Enteng jodoh enteng Rezeki” by Ipho Santosa dan Ust. Shamsi Ali.pernikahan

Dan inilah jawaban saya (Ipho Santosa) :

– Bukan jodoh yang tidak ada. Mungkin kepantasan yang belum ada. Pantaskan diri, perbaiki diri. Yakinlah, itu cara terbaik menjemput jodoh.

– Wanita mestinya juga menjemput jodoh, nggak berdiam diri. Caranya? Ya itu tadi, dengan memantaskan diri dan memperbaiki diri.

– Niatmu dan kepantasanmu, menentukan siapa jodohmu. Pengen jodoh yang baik? Perbaiki niatmu dan kepantasanmu.

– Percayalah, kalau kita berniat menikah karena Allah, maka akan dipertemukan dengan jodoh yang juga niatnya karena Allah.

– Jangan merasa tertekan saat ditanya-tanya, “Kapan nikah?” Jadikan itu motivasi, sugesti, dan doa agar bersegera. Segera bukan berarti buru-buru.

– Gimana dengan nikah dini? Catat ya, nikah dini jauh lebih baik daripada maksiat dini!

– Mau pernikahan dan rumahtangga yang berkah? Jangan awali dengan fase yang nggak berkah, misal pacaran.

– Saling kenal tak harus dengan pacaran. Banyak cara lainnya, tak harus pacaran. Ini beneran.

– Wahai wanita! Tanya priamu, kapan lamaran? Pria yang serius mampu menentukan tanggal lamaran. Bukan pacaran.

– Wahai wanita, dirimu itu mahal! Jangan mau dibeli dengan seikat bunga, sebungkus coklat, dan setumpuk bualan. Mending tanya tanggal lamaran.

– Mencari pasangan yang sempurna? Begini ya. Kalau dia benar-benar sempurna, pastilah dia tidak mau sama dirimu.

NB: Terimakasih atas kiriman E-Book nya, bukan ngebet apalagi baper yaa ( bawa perasaaan)  mau menikah tapi kan menyegerakan separuh din itu memang sunnah, kalau udah beriktiar berarti tinggal tawakal sama sang pemilik hati ya.. Semoga untuk yang belum menikah segera dipertemukan ya dengan jodohnya, dan yang sudah menikah diberikan kekuatan dalam mengarungi bahtera rumah tangga nya, aamiin Allaahuma aamiin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s